Pertanyaan Wawancara Kerja

Berikut ini adalah contoh beberapa pertanyaan kerja yang umum dan tips bagaimana menjawab pertanyaan tersebut.
  • Ceritakan tentang diri Anda
  • Tips: Ceritakan dengan menggunakan CAR (Context Action Result) framework
    Contoh: Nama saya Denni. Saya lulus dari Universitas Trisakti tahun 2010 jurusan Ekonomi. Setelah lulus saya bergabung sebagai marketing staff PT. Baju Sejahtera Grosir untuk area Jawa Timur dimana saya berhasil meningkatkan penjualan sebesar 30% dengan mendistribusikan produk-produk yang sebelumnya fast moving. Sukses di posisi tersebut, saya dipromosikan menjadi Supervisor area Indonesia Timur dimana saya berhasil meningkatkan penjualan sebesar 10% dengan melakukan konsisten training dan audit terhadap semua salesman saya.

  • Mengapa Anda ingin bergabung untuk posisi Marketing di perusahaan kami?
  • Tips: Kombinasikan jawaban anda mengenai pemahaman anda akan perusahaan tersebut dan kelebihan atau profile anda
    Contoh: Perusahaan PT. Grosir Baju Utama merupakan salah satu perusahaan terbesar di bidang distribusi baju dimana saya selalu tertarik dengan dunia fashion sejak SMA. Dengan budaya perusahaan yang berfokus pada kejujuran dan kerja keras juga sesuai dengan nilai-nilai yang ditanamkan pada saya. Untuk posisi marketing sendiri, sejak kecil saya juga sudah hobi jualan sehingga ketika SMP saya pernah jualan kartu, dan SMA saya pernah jualan DVD. Menurut saya, marketing merupakan pekerjaan yang sangat menantang dimana saya bisa bertemu dan belajar dari banyak orang. 

  • Mengapa anda keluar dari perusahaan anda sebelumnya
  • Tips: Jangan pernah menjelek-jelekkan perusahaan anda sebelumnya.
    Contoh:
    Saya keluar karena saya ingin mendapatkan pengalaman baru untuk tanggung jawab yang lebih besar dimana saya percaya bahwa saya bisa berkontribusi lebih banyak dengan kemampuan yang saya miliki.

  • Apa kelemahan anda
  • Tips: Berikan kelemahan yang di sisi lain adalah kelebihan anda. Atau kelemahan yang sebenarnya merupakan karakter yang tidak terlalu essential yang disyaratkan di posisi tersebut:
    Contoh:
    Workalcoholic, Terlalu percaya diri, Keras Kepala (jika anda melamar jadi staf pengacara), terlalu banyak bicara / talkative (ketika anda melamar jadi marketing)

  • Bisa dijelaskan lebih lanjut pengalaman anda sebagai "XYZ"? Setelah kita menjawab, kita mungkin akan dikejar dengan pertanyaan lanjutan.
  •      - Apa kontribusi anda di posisi tersebut?
         - Bagaimana anda melakukan hal tersebut?
         - Mengapa anda melakukan itu?
    Tips: Gunakan CAR (Context Action Result) framework dalam menjawab.

  • Pertanyaan untuk menilai karakter kita (Setiap detail pertanyaan bisa dikejar dengan Mengapa, Bagaimana, Apa)
  •      - Ceritakan pengalaman anda memimpin sebuah team?
         - Ceritakan pengalaman anda ketika menghadapi konflik?
         - Ceritakan pengalaman anda ketika harus mengambil keputusan dengan cepat?
    Tips: Gunakan CAR (Context Action Result) framework dalam menjawab.


Untuk contoh-contoh pertanyaan yang lain dan bagaimana menjawabnya akan saya bahas di posting saya selanjutnya.

No comments:

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hosted Desktop